Visa Schengen di Jakarta

Banyak orang bilang, mengurus visa Schengen sekarang ini lebih sulit dibanding dulu. Wajar saja sih, mengingat meningkatnya peristiwa terkait terorisme di Indonesia belakangan ini, sehingga akibatnya prosedur pengurusan visa Schengen buat masyarakat Indonesia sangat ketat. Buat saya sendiri yang sudah 3 kali mengurus sendiri visa Schengen (Germany, Italy, Netherlands), proses kali ini agak merepotkan. Bukan karena sulitnya mendapat persetujuan visa tersebut, melainkan prosedur untuk masuk dan menyampaikan permohonan itu yang ribet! Memang untuk Schengen terdahulu visa diberikan dalam rangka undangan seminar/training sementara kali ini hanya visa tourist 🙂

Hal yang saya perhatikan, ternyata tiap kedutaan punya beberapa kriteria tambahan sendiri untuk menentukan kelayakan dokumen yang diserahkan. Dalam kasus saya, route perjalanan saya dimulai dari Spain setelah melalui transit di Italy. Keliling Southern Spain selama 9 hari, lanjut ke Jerman 5 hari untuk kemudian lanjut ke Denmark (3 hari). Kalau dulu, visa boleh saja diminta via kedutaan Denmark atau Jerman atau Spain. Namun, sekarang ini pihak konselor akan melihat rute terlama kita dalam suatu negara, ke kedutaan negara tersebutlah kita masukkan aplikasi. 

Permasalahan kemudian adalah permohonan via Kedubes Spanyol di Jakarta tidak sebagus di Kedubes Jerman atau Italy (IMHO). Jam kerja yang pendek (09.00-12.00) dari Senin-Kamis dan hanya dilayani oleh 1 petugas (Sr. Javier yang galak hihi) ditambah lagi tidak tersedianya tempat antrian yang layak, dimana kita harus berpanas-panas di pinggir jalan Wahid Hasyim. Akibatnya, sering kali pemohon yang sudah antri berjam-jam sejak jam 7.30 terpaksa pulang untuk kembali lagi keesokan harinya, karena kuota untuk pengurusan hari itu sudah full. Ini dua kali saya alami, sehingga saya putuskan untuk urus via Kedubes Jerman dengan mengubah sedikit rute perjalanan agar kunjungan ke Spain tidak lebih lama dari ke Jerman. 

Terbukti, ketika saya masukkan aplikasi melalui Kedubes Jerman, pelayanannya sangat manusiawi. Mulai dari gate depan, dokumen di screening oleh Satpam, yang lantas memberikan nomor antri. Dari situ, pemohon masuk ruang antrian, dan kelengkapan dokumen diperiksa oleh petugas. Lolos dari situ, pemohon dapat naik lantai 2 ke bagian proses. Ambil nomor antrian dan nunggu di ruangan ber-AC. Counter yang melayani proses visa ini ada 4, namun tadi cuma ada 3 petugas aktif. Sekitar 1.5 jam kemudian nomor antrian dipanggil, dokumen diteliti dan saya diwawancara. Proses checking ini makan waktu sekitar 15 menit. Setelah itu saya diberi kertas untuk pengambilan visa 10 hari yang akan datang. very efficient!

Meski visa belum ditangan, saya merasa lega karena proses yang makan waktu ini akhirnya rampung. Paling tidak saya bisa mulai mengkonfirmasi reservasi untuk akomodasi dan ticket within Europe boundaries  *wink wink*

/////////////////////////////////////////////////

Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk visa tourist agar permohonannya bisa langsung diterima oleh petugas konselor:

1. Formulir diisi secara lengkap dan benar + photo ukuram 3.5×4.5 dengan background putih

2. Copy passport 

2. Reservasi ticket (jangan issue ticket dulu hingga proses visa disetujui)

3. Reservasi hotel/jaminan akomodasi (harus lengkap)

4. Surat keterangan kerja/pengantar perusahaan

5. Asuransi Perjalanan dengan minimal coverage USD 30,000 –> ini mutlak harus disertakan dalam aplikasi.

6. Bukti kemampuan finansial bila travel dibiayai sendiri –> jumlahnya berbeda2. Namun paling tidak, minimum alokasi budget sebesar EUR 57/hari atau EUR 25/hari bila akomodasi ditanggung pengundang. 

7. Siapkan dokumen pendukung (Asuransi perjalanan, credit card)

Diluar itu, tiap kedutaan punya syarat specifik untuk aplikasi tourist visa. 

Jerman:

Foto harus yang terbaru (paling lama 3 bulan), background putih, wajah tampak 80% dari ukuran photo. Supaya tidak salah, bisa foto di Jalan Sabang, daripada harus bolak-balik karena salah dalam urusan photo 🙂

Akan lebih mudah bila pemohon menyertakan undangan berupa Verpflichtungserklaerung yang dikeluarkan Auslaenderbehoerde di Jerman.

Prosesnya makan waktu 10 hari sejak aplikasi diterima

Spain:

tidak ada persyaratan specific diluar yang ditentukan secara umum diatas, namun harus rela antri 2-3 jam dan belum tentu bisa masuk aplikasi hari itu karena petugasnya cuma 1 orang, galak pula’..:D

prosesnya 15 hari setelah dokumen diterima. Namun petugas tidak akan menerima aplikasi untuk keberangkatan 2-3 bulan dari tanggal permohonan. Prioritas diberikan untuk yang berangkat within 1 month from the application.

Advertisements

~ by rhyme de ma vie on August 21, 2009.

19 Responses to “Visa Schengen di Jakarta”

  1. hloo..lam kenal cendil
    sy jg berencana ngurus Visa schengen n rencana nya ngurus sendiri,,ngk pake travel agent….dan ini pnglaman pertama,,,mohon info….dan pencerahan
    klo untuk poin “3. Reservasi hotel/jaminan akomodasi (harus lengkap)” cendil dapetinya kemaren dimana?? dan apakah bukti reservasi hotel harus ada untuk setaiap negara/kota yang dikunjugi atau hanya untuk negara yang dikunjugin terlama aja??
    mohon tipsnya….atau saran klo ada tempat booking yang murah depositnya ato klo perlu yang bisa booking tanpa deposit sama sekali…:)
    terima kasih..

    • Hi Bogie..
      Memang mau masukin aplikasi Schengennya lewat kedubes mana? Kalau Spain, mereka melihat print out reservasi hotelnya (every single date!). Kalau via Kedubes Jerman sih gak terlalu, tapi sebaiknya sertakan aja. Buat saya, paling enak urus visa via Jerman, disamping cepat (10 hari kalender), juga tertib. Memang kalau di passport belum pernah ada visa Schengen, mereka akan tanya macem2, tp kalau kita confident aman koq. Untuk reservasi hotel, saya booking via http://www.agoda.com, paid by credit card (sbg deposit aja). Cek dlm terms of reference hotel ybs, apakah mrk akan charge for cancellation. Kalau bookingnya jauh2 hari (2 minggu-1 bulan sebelum arrival) kita bisa cancel tanpa kena charge. Ada juga di hostelworld.com, yang akan men-charge bbrp dollar.
      Good luck ya..

  2. awalnya Pingin apply ke kedutaan Belanda /Italy,,soalnyaklo di kedutaan Belanda asuransi nya diserahkan,, “katanya sih”..stelah Visa di Aprroved, bukan pas Apply VIsa…. tp mendengar tipsnya Cendil,,Jerman boleh juga tuh…..jadi hasil booking lewat situs-situs kayak agoda dot com. hostelworld.com yand dikirim ke-email kita trus yang printout boleh disertakan buat bukti reservasi ya,,IC
    tanya lagi..lamanya kunjugan ngaruh ngk buat, dapetin VIsa …?? and klo ada tips lain , tips pas interview misalnya??

    thanks

  3. hallo Mas,

    sy ingin bertanya. skrg ini saya punya visa schengen yg sy dapat dari kedutaan belanda, namun sy belum punya tiket fixed utk masuk daerah schengen.

    setelah sy pikir2 sepertinya masuk ke Spanyol dulu lebih murah dibandingkan sy terbang ke Belanda.

    Apakah menurut Mas tidak masalah apabila saya masuk ke Spanyol for the first destination?? dan apakah sy tidak akan diper”susah” nantinya jika saya kembali apply via kedutaan Belanda (maksud sy di sini, apakah mereka tidak bertanya2 knp waktu itu sy appl via Belanda tapi masuk ke Spanyol terlebih dulu?)?

    mohon masukan dari Mas Cendil ya.

    terima kasih banyak.

    • Kalau visa sudah ditangan sih biasanya gak masalah masuknya darimana, sepanjang kita juga ‘mampir’ ke negara yg mengeluarkan visa tersebut. Ke Belanda sebetulnya malah lebih murah dibanding ke Spanyol (dari Jakarta), karena option flight nya cukup banyak, spt: Emirates.
      Selamat jalan-jalan ya

  4. hello mba widya, aku mau nanya.. kalo misalnya aku lama nya di Paris selama 6 hari .. tapi aku rute awal dari jakarta tuh .. jakarta – madrid dulu .. nah aku lebih baik ke tempat dubes spain atau yang Paris? makasiih yaaah .. your blog is very helpful 🙂 terimakasiiihhh

    • Bisa ke kedubes spain, karena entry point dari Madrid. Tapi via kedubes France juga bisa, kalau stay terlama di Perancis. Cuma ya itu, di Spain, petugasnya cuma 1, jadi prosesnya lama (2 minggu, juga antriannya panjang). Good luck!

  5. mas cendil yg baik.sy mau nanya nih kalo buat mengetahui apakah permohonan visa spanyol kita diterima apa gak bisa di cek lewat website gak? kalo bisa websitenya apa ya? tolong infonya ya…!thanks.

    • Sayangnya resultnya ga bisa cek via web tuh. Cuma sepanjang dokumennya lengkap dan pada saat masukin application diterima dan diberi nomor oleh petugasnya, nanti dikasih resi utk pengambilan.

  6. haloo.. mo ikutan nanya juga niy.. kebetulan aku ada rencana mo bikin visa schengen juga.. tapi via kedubes swiss.. gimana? gampang or susah? heheh..
    trus bisa gak kalo misalnya saya informasikan selama 2 bulan berakomodasi (disponsori) oleh temen saya di swiss, tapi kenyataannya cuma 3 hari disitu dan selebihnya saya mo backpack keliling eropa?

    oya kalo ngurus asuransi perjalanan yang gampang n murah, dimana ya..?

    makasih banyak buat infonya… ^_^
    catatan cendil ini bermanfaat banget lhoo..
    thx yah.. 😉

    • wah, saya belum pernah coba ke kedubes Swiss. sepanjang ada invitation & guarantee tempat tinggal harusnya sih gak masalah ya. Tokh once udah sampai disana, mobilisasi within Europe kan gampang.
      Asuransi perjalanan yg murah pakai ACA. pilihannya ada beberapa. Saya sudah coba browse bbrp provider, dan yg paling murah adalah ACA ini. Yang penting make sure coverage nya min US$ 30,000.

  7. oooh ribetnya daku … hopeless soal ini …

  8. halo, saya juga punya 1 pertanyaan. kalau sempat, mohon dijawab. kalau saya sudah buat travel insurance tapi ternyata permohonan saya ditolak, apakah saya bisa membatalkan insurance tersebut?? kan konyol juga kalo udah mahal2 membuat asuransi perjalanan ternyata ga bisa dipakai krn permohonan ditolak. trims sebelumnya

  9. hallo,aku lg tunggu proses visa schengen ku utk ke belanda. sejauh ini sich semua document udah lengkap termasuk foto2 n hasil chattingku bersama sponsor yg ga lain adalah pacarku disana. aku skrg lg deg2an. besar harapanku visaku approve tepat waktu.
    pertanyaanku,apa2 aja sich pertimbangan mereka agar visa kita di approve?

  10. hai mas salam kenal,menarik sekali baca diskusi ini,ada yg musti kasih tunjuk hasil cahtingsama pacar aduuh mesranya,kekekek,tapi1hal yg mau saya tanya,si jelata dapat undangan ke belanda,dan ga bisa bahasa english,aku dengar harus sewa penterjemah di kedutaan jakarta apakah benar?dan harus bayar?aku ada usul bagaimana kalo formulir permintaan visa tersebut di sertakan ga cuma bahasa belanda dan frans,english,tapijuga bahasa indonesia,kan lebih sreg,itung2 juga bangga dong pakai bahasa indo bikin dikit mantap bangsa sendirikan?makasih ya mas,buat responnya salam hormat.

  11. dan ooya,apakah dia juga musti bayar visa,brapa rupiah,makasdih buat responnya,gbu.

  12. hallo mbak mau nanya , klo dari agoda pasti diterima yaa ? soalnya kmrn saya apply dari spain dan booking hotelnya dari booking.com dan itu ditolak

    • waktu itu sih diterima ya, kan Agoda lgsg bayar dr CC, nanti ketika cancel paling kena cancelation fee sedikit. Kalau dr booking.com kan kalau gak salah cuma bayar 10% ya..
      ngurus visa Schengen Spain embassy disini memang agak ribet, petugasnya jg cuma 1.

  13. hehehe.. jadi inget pas apply schengen visa di Spain Embassy, Sr J yang gualak dan ribed, sebenernya tanganku dah guatel pengen naikin kacamatanya yg melorot sama makein wig dia, biar ga terlalu silauuu…. Buat saya sih jauh lebih mudah pas apply US Visa, lbh sistematis dan praktis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: